Kamu tahu ga, katanya sebagai wanita jangan pernah menjadi yang pertama jatuh cinta?
Mereka bilang, jika aku yang pertama kali menyukaimu sama saja dengan aku menemukan cara paling halus untuk mangantarkan diri sendiri pada kehampaan, seolah-olah aku diciptakan hanya untuk dipilih dan tidak pernah diberi hak untuk memilih.
Namun kupikir, mengapa sebuah emosi yang manusiawi harus dibatasi dengan aturan-aturan seperti itu?
Lagipula, cinta bukanlah sebuah perlombaan tentang siapa yang mendahului atau siapa yang mengejar, melainkan tentang bagaimana dua jiwa saling menemukan dan merawat ruang nyaman di antara keduanya.
Aku mengambil langkah pertama untuk mengagumi, mendoakan, bahkan menggenggam harapan dan tentu saja itu tidak pernah membuat harga diriku sebagai seorang wanita berkurang sedikitpun.
Sebab pada akhirnya, keberanian untuk mencintaimu dengan tulus adalah wujud tertinggi dari cara hatiku merayakan hadirmu, tanpa peduli apakah takdir akan membawa kita ke muara yang sama atau hanya sekadar menjadi cerita yang kelak kupajang dan terkenang selamanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar